sajak

Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Education. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Januari 2016

Pengertian Sajak

Sajak adalah persamaan bunyi. Persamaan yang terdapat pada kalimat atau perkataan, di awal, di tengah, dan di akhir perkataan. Walaupun sajak bukan menjadi syarat khusus bagi sesuatu puisi lama, tetapi pengaruhnya sangat mengikat kepada baentukdan pilihan kata dalam puisi itu. Sajak terbagi enam jenis;

a.    Sajak Awal
Ialah persamaan bunyi yang terdaspat pada awal kalimat, seperti pantun berikut:
Kalau tidak karena bulan
Tidaklah bintang meninggi hari
Kalau tidak karena tuan
Tidaklah saya sampai kemari

b.    Sajak Tengah
Persamaan yang terdapat di tengan kalimat, seperti:
Guruh petus penuba limbat
Ikan lumba berenang-renang
Tujuh ratus jadikan ubat
Badan berjumpa maka senang
                            (Dr. mandahk)
c.    Sajak Akhir
Sajak yang terdapat pada akhir kalimat. Sajak ini terdapat hamper pada segala puisi lama dan puisi baru. Misalnya:
Berdiri aku di tepi pantai
Memandang lepas ke tengah laut
Ombak pulang peceh berderai
Keribaan pasar rindu berpaut
                            (Amir Hamzah)
d.    Asonansi
Persamaan bunyi hujruf hidup (voksal) yang terdapat dalam perkataan atau kalimat. Misalnya:
Kini kami bertikai pangkai
Diantara dua mana mutiara
Jauhari ahli lalai menilai
Lengahlangsung melewat abad

e.    Sejak Sempurna
Dalam memilih perkataan untuk mencapai perasamaan bunyi, tiadalah selalu bunyi itu jatuh yang sempurna pada suara yang sama, ada yang mirip dan ada yang benar-benar tepat. Yang tepat disebut sajak sempurna:
Gabak hari awan pun mendung
Pandan terkulai menderita
Sejakmati ayah kandung
Makan berrhurai air mata

f.    Sajak Tak Sempurna
Hanya bunyinya saja yang hamper bersamaan, seperti:
Uncang buruk tak tertali
Kian kemari bergantung-gantung
Bujang buruk tak berbini
Kian kemari meraung-raung

Minggu, 03 Januari 2016

Atasi Suasana Hati yang Buruk (Bad Mood)

Jangan biarkan diri mu diberdayakan oleh rasa kesal atau rasa yang bisa merusak akal pikiran mu karena itu hanya dapat merusak hari-hari mu yang sebenarnya indah. Banyak hal yang sebenarnya dapat menghilangkan rasa Bad Mood salah satunya dengan membawa dirimu kedalam hal yang dapat membuat mu senang.
Bad Mood hanya membawa hari-hari kita menjadi hari yang sia-sia, kamu mau tau bagaimana menghilangkan Bad Mood mu, ikuti beberapa saran di bawah ini.

Kerjakan Yang Memacu Anda Agar Kreatif
Tak jarang anda berpikir bahwa dalam kondisi bad mood atau suasana hati yang buruk dan kacau, bisa melakukan pekerjaan atau sesuatu hanya akan menambah suasana menjadi buruk dan hasilnya tidak akan memuaskan. Ternyata hal itu salah dan beberapa penelitian telah membuktikannya. Para peneliti telah menemukan bahwa ketika anda melakukan kegiatan atau suatu aktifitas yang kreatif hal itu bisa membuat emosi lebih positif. Jadi tidak hanya menyingkirkan suasana hati yang buruk, tetapi aktifitas yang kreatif tentu saja membantu pekerjaan Anda akan lebih baik juga!

Tersenyum
Anda mungkin pernah mendengar ini sebelumnya, bahwa senyuman selama 5 detik dapat membantu anda mengatasi stres dan bad mood, dan hal itu memang benar adanya. Penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan tersenyum hal itu akan membuat Anda merasa lebih baik dan akan membantu suasana hati anda menjadi lebih positif. cobalah untuk tersenyum disaat anda mengalami bad mood atau suasana hati yang tidak baik.

Membantu Orang Lain
Melakukan sesuatu yang baik untuk orang lain bisa membuat dan memantu Anda merasa lebih baik, bahkan jika Anda berada dalam suasana hati yang buruk. Jadi jika anda sudah mencoba untuk membuat diri Anda bahagia dan hal itu tidak bekerja, cobalah membuat orang lain bahagia. Menurut beberapa penelitian ketika seseorang bisa membantu orang lain hal itu akan menjadi kepuasaan tersendiri dan membantu mereka menyingkirkan suasan hati yang buruk dan hal itu efektif bekerja.

Mendengarkan Musik
Musik adalah sesuatu hal yang ajaib. Salah satu studi menemukan bahwa 10 menit mendengarkan musik klasik membantu meminimalkan suasana hati negatif atau buruk. Sesuaikan musik dengan selera atau kesukaan anda. Mungkin itu musik semangat, atau mungkin itu adalah sesuatu energik untuk membantu memompa darah dan membuat semangat Anda kembali bangkit. 

Memotivasi diri
Saat anda berada dalam mood yang buruk coba pejamkan mata anda dan katakan dalam hati anda tentang sesuatu yang memotivasi anda. Sebagai contoh "saya semangat dan saya bisa" , atau "Saya termotivasi untuk melakukan hal dengan lebih baik." Memotivasi diri terbukti ampuh meningkatkan semangat anda.

Makan & Berolahraga fisik
Rasa lapar menurut beberapa penelitian bisa mengubah mood anda, nah saat anda mulai merasakan suasana hati yang buruk coba konsumsilah makanan yang anda sukai. Alternatif lain adalah dengan bergerak atau olahraga secara teratur, bahkan menurut penelitian saat anda merasa suasana hati anda sedang buruk dengan olahraga sebentar hal itu dapat mengurangi bad mood, karena saat berolahraga aliran darah anda menjadi lancar, selain itu dengan berolahraga menurut beberapa penelitian menyebut, saat anda berolahraga otak akan menghasilkan atau lebih banyak memproduksi zat endhorpin. Zat kimia otak endhorpin adalah senyawa kimia dalam otak yang menghasilkan perasaan nyaman, bahagia, senang dan perasaan menyenangkan lainnya. Bahkan berjalan kaki selama 15 di luar ruangan terbukti bisa mengatasi bad mood anda. 

Tarik napas ... dan hembuskan perlahan

Hal ini mungkin terdengar klise, tetapi mengambil napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan benar-benar dapat membantu Anda menenangkan diri. Jadi, bahkan jika tampaknya konyol, menemukan ruang yang tenang, bernapas, dan membersihkan pikiran Anda selama dua menit. Anda akan terkejut betapa jauh lebih baik Anda merasa sesudahnya.


Sabtu, 17 Oktober 2015

KOMUNIKASI DALAM HARI

Dalam keseharian hidup manusia tak akan terlapas dalam berkomunikasi, dengan adanya komunikasi maka kita dapat menyampaikan pesan dan menerima pesan. Dewasa ini sebagian orang menganggab komunikasi merupakan hal yang tidak begitu bermakna melainkan hanya sebagai penyampai pesan dan penerima pesan untuk berinteraksi tanpa ada makna yang bearti didalamnya. Sementara itu bila di telaah secara garis besar kehidupan komunikasi merupakan kebutuhan dasar dari manusia. Jika, tak ada komunikasi maka dunia akan menjadi hampa dan suram dikarenakan sesuatu itu harus di mengerti sendiri dan di rasakan sendiri karena rak adanya hubungan kontak sama sekali.

Sejauh ini perjalan manusia diambang kegaduhan hal ini dikarena komunikasi hanya berlangsung tanpa ada penyerapan yang berguna, berlangsung begitu saja tak ada makna yang dapat diserap secara keberlangsungan hidup. Komunikasi itu sendiri mudah berlalu dan menjadi kelabu dalam perjalanannya.
Tentunya kita ingin hidup kita lebih bermakna dalam kehidupan ini. Maka dari itu kita harus menjadi pendengar yang aktif agar komunikasi itu tidak menjadi sia-sia melainkan menjadi berguna untuk massa sekarang dan massa yang akan dating. Dibawah ini merupakan beberapa hal yang harus dilakukan agar menjadi pendengar yang aktif.

1.     Senyumm Indah.
Tersenyum merupakan sinyal pertanda kita selaku pendengar menerima komunikasi itu dengan ikhlas dan lapang dada. Jika, dalam keadaan cemberut keseringan komunikasi itu menjadi lebih tegang hal ini dikarenakan suasana yang terlahir lebih di penuhi kemarahan dan ketidak ikhlasan hati untuk menerima pesan dan menyampaikan pesan.

2.     Meresapi.
Bagaikan air yang diserap oleh kain atau tisu, komunikasi juga begitu. Komunikasi akan menjadi berguna dan bermanfaat apabila ketika mendengar mencoba memahami agar komunikasi tidak menjadi sia-sia. Keseringan kita hanya berkomunikasi itu membiarkan itu berlalu tanpa ada rasa malu bahwa itu merupakan pelajaran untuk massa yang akan dating.

3.     Mengamalkan.
Selepasnya berkomunikasi hendaknya kita selaku manusia yang menginginkan kepribadian yang baik. Maka, kita harus mengamalkan apa yang telah kita dengar dengan begitu perjalanan pesan dakwah atau ilmu yang telah kita dapat menjadi bermanfaat dalam kehidupan kita.

     Itulah beberapa hal yang akan membuat komunikasi itu menjadi bermanfaat. Senyum indah untuk meresapi dan meresapi untuk mengamalkan. 

Kamis, 24 Mei 2012

Sulit Tidur? Ini Doanya



Laporan Zainal Arifin M Nur
 Banda Aceh




Di banyak negara, dengan tingkat jam kerja malam yang sangat padat, susah tidur sudah menjadi penyakit yang sangat mengganggu kehidupan. Banyak dari mereka kemudian menjadikan obat tidur sebagai solusi, meski harus menanggung resiko dari efek samping yang ditimbulkan.
“Akhir-akhirnya keadaan ini juga dialami banyak penduduk di Aceh. Ironisnya, banyak dari kita lupa dan tidak lagi mengamalkan doa-doa yang diajarkan Rasulullah Saw, saat sahabatnya mengalami susah tidur,” kata Tgk Mulyadi Nurdin Lc, Pimpinan Dayah Baitul Arqam Sibreh, dalam pengajian rutin di Rumoh Aceh Kopi Luwak, Jeulingke Banda Aceh, Rabu (23/05/2012) malam.
Dalam pengajian yang mengangkat tema “Zikir yang Berkaitan dengan Tidur dalam Kitab Al-Azkar karya Imam Nawawi” ini, Tgk Mulyadi Nurdin memaparkan materi bersama Syech Zul Anshary Lc, Direktur Dayah Baitul Arqam.
Kitab Imam Nawawi ini, kata Mulyadi, mengupas tentang doa dan zikir dari Rasulullah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari termasuk doa-doa yang berkaitan dengan tidur.
“Sangat banyak doa dan zikir yang diajarkan oleh Rasulullah. Contohnya, Kitab Al-Azkar Imam Nawawi yang khusus membahas tentang zikir dan doa ini, tebalnya mencapai 375 halaman. Untuk satu kegiatan saja, misalnya tidur, banyak redaksi doa yang diajarkan oleh Rasulullah dan semuanya boleh diamalkan, minimal salah satunya. Semua doa dan zikir dalam kitab ini bersumber cukup kuat, jadi jangan saling menyalahkan, saat ada yang membaca doa dalam redaksi yang berbeda,” kata Tgk Mulyadi.
Zul Anshary menambahkan, derdasarkan hadits-hadits Rasulullah yang dikutip dalam Kitab Al-Azkar itu, salah satu kunci untuk mendapat tidur yang nyenyak adalah “ketenangan jiwa”.
“Ketenangan jiwa ini diperoleh melalui zikir dan penyerahan diri dengan sepenuhnya kepada Allah. Dan hampir semua doa yang diajarkan oleh Rasulullah berisi anjuran menyerahkan diri dan semua urusan kehidupan kita kepada Allah. Jadi sebaiknya semua doa dipahami makna dan artinya,” ujarnya.
Menjawab pertanyaan salah satu peserta yang mengalami penyakit “susah tidur”, Tgk Mulyadi Nurdin kemudian mengutip satu riwayat dalam Kitab Al-Azkar, ketika Rasulullah yang mengajarkan Zaid bin Tsabit yang mengeluhkan susah tidur. Ringkasnya, dalam hadits itu Rasulullah mengajarkan doa kepada Zaid bin Tsabit dan setelah membacakan doa itu, Zaid dapat kembali tidur dengan tenang.
Pengakuan Zaid ini ditulis dalam Kitab Ibnu Sunni yang dikutip oleh Imam Nawawi dengan kalimat “Lalu saya membacanya, kemudian Allah menghilangkan apa yang saya alami.”

Adapun doa menghilangkan susah tidur yang diajarkan Rasulullah Saw kepada Zaid bin Tsabit berbunyi: “Allahumma gharatin nujum wa hadaatil ‘uyun, wa anta hayyun qayyum, la takkhuzuka sinatun wala naumun. Ya hayyu ya qayyum, ahdi’ laili wa anim ‘aini.”
Artinya “Ya Allah, bintang-bintang telah redup, mata-mata telah memejam dan Engkau Maha Hidup lagi Maha Terus-menerus mengurus makhluk. Tidak menimpa-Mu rasa kantuk dan tidur. Wahai Dzat yang Maha Hidup dan Maha mengurusi makhluk, tenangkanlah malamku dan tidurkanlah mataku.' Aku kemudian mengatakannya, maka Allah menghilangkan apa yang sebelumnya menimpaku."
Selain Zaid bin Tsabit, susah tidur ini juga pernah dialami oleh Khalid bin Walid. Kepada Khalid yang mengadukan keadaan yang dialaminya, Rasulullah menganjurkan membacakan “A’uzu bi kalimaatillahit tammati min ghadhabihi wa min syarri ‘ibadihi wa min hamazatis syayatiin wa an yahzurun.”
Artinya “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan-Nya, dan dari keburukan hamba-hamba-Nya, serta dari berbagai godaan syetan dan kehadirannya.”

“Ada banyak hadits lain yang mengajarkan doa-doa saat sahabat Rasulullah menghadapi susah tidur. Intinya, sebagai muslim, sudah sepatutnya kita membacakan doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. saat menghadapi susah tidur. Usahakan ketika membaca doa kita harus benar-benar menghayati dan menyerahkan diri serta segala urusan kepada Allah, agar jiwa kita menjadi tenang, dan dapat tidur nyenyak,” pungkas Mulyadi Nurdin.