sajak

Tampilkan postingan dengan label sajak dan Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sajak dan Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Januari 2016

RASA TAK BERASA

Kupandang langit bersimbah cinta
Dipelupuk mata untaian rindu menerpa
Ku hujani mata dengan suka
Pertanda aku sedang jatuh cinta

Pelangi timbul seketika
Perasaan mulai tak menentu rasa
Darah mendesir tak tau rimba
Gelisah lah penikmat suasana

Hujan tak kunjung tiba
Namun hati ku sejuk tak berdaya
Jantung ku berdetak tanpa suara
Udara yang ku hirup nikmat tiada tara

Akhir senja menyapa juga
Hati tak mengerti akan rasa cinta
Menderu mendera tiba-tiba
Semoga esok dapat terjaga
Dan dapat melihat segala nikmat cinta

Banda Aceh, 04 Januari 2015
oleh : Hadi Suwanda


Kamis, 31 Desember 2015

DUNIA

Hanya emosi yang bisa berkata
Untuk mengutarakan apa yang anda rasa!!!
Jangan berkata semena-mena
Dikala anda sedang berduka.

Orang-orang berjalan di seputaran angkara murka
Dengan segala kebohongan orang itu menjalaninya
Dengan kemunafikan ia terus meraja lela
Agar dirinya aman dari segala ancaman dunia.

Hidup ini penuh makna wahai saudara
Ada cerita di balik cerita
Yang memaksa kita untuk berkata
Ini dunia nyata bukan sekedar mimpi belaka..

Jalanan masih terbuka untuk bisa membawa mu pergi
Pergi dari dunia yang membuat mu sepi
Merana dengan segenap rasa yang sunyi
Agar engkau bisa belajar berinteraksi dengan diri sendiri.

Cobalah untuk mengerti
Tak ada luka yang abadi dalam hidup ini
Kecuali hati memang suka akan dengki
Melihat neraka dunia yang terus engkau jalani.
Bersabarlah dengan kondisi
Agar engkau dapat memahami
Mengapa dunia menghakimi
Hati yang sepi dan berdiri.

Jangan mencari kawan yg membuat anda merasa nyaman, tetapi carilah kawan yg memaksa anda terus berkembang untuk menjamu masa depan yang indah...

Banda Aceh, 04 November 2014

Oleh Hadi Suwanda

BIMBANG

Mata terjaga penuh asa .
Raga meronta ingin lari tak tau kemana ?
Jiwa bimbang dilanda dilema.
Apa pertanda dari sebuah rasa ?

Darah mendesir mengaliri hati .
Jantung berdebar seakan hendak berhenti ,
Mengetuk-ngetuk dada dengan lantang dan berbunyi .
Hati bertanya apa yang terhadi ?

Pukulan-pukulan itu terus berbunyi .
Menakuti segala inspirasi dan persepsi.
Malam nan riuh dengan teriakan angin dan dentuman hujan menjadi sunyi.
Apa kah ini ada pertanda dari sebuah arti ?

Aku tak mengerti .
Rasa ini kian menyakiti .
Penuh sesak dan benci .
Semoga rasa ini bisa berhenti .
Ketika mentari menyapa pagi.

Banda Aceh, 04 November 2014

Oleh Hadi Suwanda


YANG KU RINDU

Sejenak mata melirik kedalam lamunan
Terbayang rindu yang dalam kepada rumah dan keluarga
Suasana yang membawa kenyamanan dan ketentraman
Tak terlepas dari semua aktivitas yang berkesan dan berguna

Waktu kecil dahulu
Rumah merupakan tempat ternyaman dalam hidup
Melewati hari dengan senyum dan kebahagian
Tak bosan-bosan aku tidur dan terlelap di dalamnya

Senja di lalui dengan kumandang azhan maghrib yang merdu di dekat rumah
Malam di lewati dengan keluarga dengan santapan ikan asin, tersasi dan sayur mayur
Pagi terdengar suara gaduh dirumah di mana seisi rumah memulai aktivitasnya
Dan siang dilalui dengan penuh kenyaman di saat beristirahat santai

Ibu aku rindu pada mu
Ayah aku rindu akan nasehatmu
Di rantau ini aku merasakan tanggung jawab yang selama ini kau emban
Dirantau ini aku menjadi seorang ayah dan seorang ibu bagi diri saya sendiri .

Di sini aku memasak untuk perut ku sendiri
Yang selama ini menjadi tugas mu ibu
Disini aku berjalan sendiri untuk kepentingan ku sendiri
Yang selama ini yang ayah lakukan untuk menafkahi aku

Sekarang aku mengerti
Mengapa engkau selalu berpesan kepadaku
Agar aku menjadi dewasa dalam hari ku
Agar aku menjadi yang terbaik dalam hidupku.

Banda Aceh, 04 November 2014

Oleh Hadi Suwanda


MOTTO KU

Aku berlari di antara halang rintang yang menderu
Aku terhempas dan terjatuh itu sudah resiko ku
Aku lelah dan letih dalam malam ku
Namun kaki ku melangkah melewati itu

Sunyi, sepi, gelap, sendiri dan lapar
Merupakan ciri khas ku
Tidak berhenti walau mati
Dan tidak lari dari tintangan itu

Waktu dan resiko
Merupakan langkah kakiku
Menapak dengan lantang
Dan melangkah dengan tenang

Sejalan dengan pendapat
Selangkah dengan tekat
Mengerang dengan kuat
Berlari dengan semangat

Itu lah aku
Dengan segala kekurangan ku
Tak henti walau ragu
Mencoba dengan haru

Banda Aceh, 04November 2014

Oleh Hadi Suwanda




NEGERI KU


Alangkah indah negeri ku
Penuh warna dan penuh cerita haru
Namun semua bahagia dan bersatu
Satu raga dan satu jiwa di Indonesia ku

Lika-liku waktu sudah berlalu
Nikmati masa depan akan menderu
Sedih senang sudah menjadi pilu
Tak ragu aku katakan itu

Ini suatu apresiasi untuk Negeri ku
Agar cepat berbenah untuk maju
Tak luput dari kata doa dan usaha ku
Yang selalu berniang dalam tubuh ku

Banda Aceh, 04 November 2014

Oleh Hadi Suwanda


KETIKA

Ketika senja sudah mulai terasa hampa
Matahari penerang dunia hanya semu semata
Langit yang berwarna jingga menjadi biasa saja
Burung yang menari indah pun hanya sekedar saja

siapa yang tak berduka ????
Mendengar sejuta tangis yang merana
Melihat seribu derita di suatu kota
Begitu luka dan pilu yang melanda kota

air mata menjadi teman setia
Lemah dan lunglai memang cerita
Semangat 45 pun tiada guna
Api yang membara pun dingin yang di rasa

derita yang bertajuk cobaan ini pun mulai menoleh karya
Begitu luar biasa pun melanda
Porak poranda suatu desa
Tinggallah kenangan saja.
Pesan di hati...
Jadi lah pribadi mulia
Jangan bicara ketika tak ada guna
Aneh atau  nyata berakhir juga

Banda Aceh, 28 November 2014
Oleh Hadi Suwanda


Kamis, 29 November 2012

aku


Aku bukan orang yang ahli dalam banyak hal
Dan aku juga tidak terlalu hebat untuk jadi seseorang yang sangat ingin tau tentang suatu hal
Aku berjalan ditengah kesulitan hanya untuk menemukan kebenaran
Aku berlari melewati berbagai masalah hanya untuk mencari pengalaman
Dan aku akan menjadi sesuatu yang indah disaat aku mengatakan “AKU PASTI BISA”

Dalam menjalani suatu perjalanan menuju jalan  kesempurnaan tidak harus dengan menjadi manusia yang hebat namun kuat
Sadari kemampuan dan carilah solusi agar menjadi seseorang yang kuat
Sukai kelemahan dan jadikan pembangkit dalam hal prestasi
Ketika dalam kemampuan terdapat kelemahan
Dan dikala kelemahan memperlambat perjalan
Bukan keluhan yang harus terucapkan
Bukan keluhan yang harus dilontarkan
mengeluh bukan suatu alasan yang tepat dalam menggapai kekuatan
mengeluh bukan suatu hal yang pantas dilakukan dikala kau sedang bahagia
Tetapi keinginanan yang kuat lah menjadi suatu alasan  tepat dalam kehidupan
keinginan yang kuatlah menjadikan kita bisa dalam segala hal
Keinginan yang hebat itu suatu acuan yang kuat
Keinginan untuk menjadi yang terbaik
Keinginan yang mampu mengambil hikmah dalam kegagalan
Dan yang terakhir keinginan yang penuh kemamuan
Kemauan yang kuat
Kemauan yang tepat
Kemauan yang sehat
Dan kemauan yang hebat
Dan ketika masalah dan kegagalan terasa jadi sangat menyenangkan dan berhasil aku kalahkan
Aku akan selalu merendah seakan aku dalam keadaan tenang didasar laut
Aku akan duduk terdiam jika aku sudah mendapatkan kepuasan
Aku akan bisa bernafas lega jika aku sudah selesai dalam menjalankan semua yang menghalangi pikiran ku



Minggu, 08 April 2012

PENYESALAN

terkadang ku terbangun di tengah malam
kulanjutkan dengan melamun
lamunankumembuat matu ku berbinar-binar
di karenakan ku melamuni masa depan ku yang tidak ku tau kan berujung seperti apa .

hari-hari ku di penuhi dengan kegelapan
berfoya-foya yang sifatnya hanya sementara
melalaikan waktu demi kesenangan
membuat keributan agar oang kenal dengan ku .

setiap pekerjaan yang ku lakukan di penuhi dengan hina
keraguaan yang ada jika orang-orang yang melihat ku
setiap sudut ku lalui dengan dosa
apa kah makna hidup ku ini .

aku hanya seorang manusia
ku ingin lari dari semua ini
namun rasanya berat sekali
karena ku hanya manusia biasa .

apa ada maaf kah untuk ku
yang selalu membuat dosa
dan tak memikirkan masa depan ku
aku menyesal ,,,,,,,,,.

andai saja dulu
aku bisa mengerti
apa pentingnya semua ajaran orang tua ku
dan aku telah menyepelakannya .

sungguh ku tak sanggub mengingatnya lagi
rasanya ku ingin lenyap dari muka bumi ini
tolong lah hamba ya ALLAH
hamba pingin berubah..


by: seorang preman di daerah kandang